Lainnya

Menampilkan 1-5 dari 273 hasil
Diposkan pada 21 January 2019

Apa itu DIARE???

Diare akut adalah buang air besar (BAB) dengan konsistensi yang lebih lunak atau cair yang terjadi dengan frekuensi ≥3× dalam 24 jam dan berlangsung dalam waktu <14 hr.
Penyebab diare pada anak umumnya disebabkan oleh virus, sedangkan pada dewasa disebabkan oleh bakteri, namun pada anak-anak juga bisa disebabkan oleh bakteri dan juga alergi ataupun keracunan. Diare pada anak umumnya didapatkan dari makanan atau minuman yang tercemar virus/bakteri/racun.

Apakah DIARE pada anak itu berbahaya ??

Jika sesorang anak yang mengalami mencret disertai muntah yang frekuensinya <3x sehari dan masih mau minum banyak, hal ini tidak berbahaya. Kenapa bisa tidak berbahaya padahal mencretnya disertai muntah? Hal ini disebabkan karena carian tubuh yang keluar melalu mencret dan muntah sudah disubstitusi/digantikan oleh cairan yang diminum oleh anak tersebut.

Jadi bagaimana diare yang bisa menyebabkan bahaya pada anak-anak? Yaitu kondisi anak-anak yang sedang mencret disertai atau tanpa disertai muntah yang terus menerus (≥3×/hari) dan sulit untuk masuk minum, sehingga subtitusi cairan tubuh tidak terpenuhi untuk menggantikan cairan yang keluar, maka kondisi dapat menjadi bahaya untuk anak tersebut, dimana anak tersebut akan terjadi DEHIDRASI bahkan bisa sampai terjadi syok dan menjadi tidak sadar. Akibat dari dehidrasi ini juga akan menyebabkan terganggunya beberapa elektrolit tubuh sehingga dapat menimbulkan beberapa gejala-gejala lain, seperti nafas menjadi cepat, penurunan kesadaran, dan bisa muncul kejang-kejang.

Jadi... DIARE itu tidak berbahaya jika kita bisa menjaga asupan cairan tubuh anak-anak yang sedang mencret/muntah, yang menjadi bahaya adalah jika terjadi DEHIDRASI.

Mencret pada anak merupakan salah satu respon tubuh untuk membuang bakteri/virus yang mengganggu disaluran pencernaan, sehingga orang tidak perlu khawatir jika anak mengalami diare, dan JANGAN PERNAH memberikan obat mencret/diare apapun bentuknya kepada anak/bayi, karena efek sampingnya akan sangat berbahaya, dimana bisa menyebabkan saluran pencernaan (terutama usu) tersumbat, jika sudah tersumbat maka penanganan/pengobatannya hanya 1 yaitu harus dilakunan tindakan operasi.

Bagaimana cara menilai anak kita yang mengalami DEHIDRASI??

Secara umum cara menilai dehidrasi pada anak-anak cukup kita lihat beberapa bagian dari tubuhnya, seperti;

KESADARAN

Perhatikan kondisi kesadaran anak, jika anak mulai DIAM, terlihat LEMAS, atau TIDUR TERUS walaupun sudah dibangunkan tetap tidur, maka anak tersebut sudah terjadi dehidrasi atau bahkan sudah terjadi syok yang disertai penurunan kesadaran.

UBUN-UBUN KEPALA (hanya berlaku untuk anak usia < 2 tahun)

Apakah ubun-ubunnya CEKUNG atau TIDAK? Jika CEKUNG, menandakan sudah terjadi dehidrasi.

MATA

Perhatikan kedua mata anak, apakah CEKUNG atau TIDAK ? Jika CEKUNG, maka sudah terjadi dehidrasi
Perhatikan air mata anak, jika anak tersebut menangis tetapi tidak ada air mata atau matanya kering, makan sudah terjadi dehidrasi

MULUT

Perhatikan bibir anak, apakah LEMBAB atau KERING? jika KERING, maka sudah terjadi dehidrasi

KULIT PERUT

Perhatikan kulit perut, apakah masih TEGANG atau menjadi LENTUR? Jika menjadi LENTUR, maka sudah terjadi dehidrasi.

Penilaian terhadap 5 bagian diatas dapat menjadi penilaian awal kita dirumah terhadap anak jika mengalami mencret/muntah, sehingga orang tua bisa mengantisipasi lebih dini dan mencegah anak-anak untuk terjadi dehidrasi. Secara medis, penilaian kondisi anak yang diare dibagi menjadi 3 yaitu, diare tanpa dehidrasi, diare dengan dehidrasi ringan-sedang, dan Diare dengan dehidrasi Berat.
Bagaimana cara membedakan ketiganya? Untuk membedakan ketiganya diperlikan penilaian dan pemeriksaan secara medis lebih lanjut dan terperenci. Yang pasti bahwa, jika dari 5 hal penilaian yang telah disebutkan diatas kita menemukan salah satunya, maka segara bawa anak anda ke DOKTER terdekat untuk diperiksa lebih lanjut, sehingga penanganannya lebih tepat dan mencegah untuk terjadi dehidrasi.

Bagaimana mencegah anak yang DIARE agar tidak terjadi DEHIDRASI?

Untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada anak yang sedang diare sangat mudah, prinsipnya yaitu memenuhi kebutuhan cairan anak yang telah dibuang melalui mencret/muntah.
Bagaimana cara untuk memenuhi cairannya? Kebutuhan cairan anak tidak boleh berlebih ataupun kurang, sehingga diperlukan dosis jumlah cairan yang cukup.

Penderita diare TANPA DEHIDRASI harus segera diberikan cairan oralit untuk mencegah dehidrasi. Pengobatan dilakukan di rumah oleh keluarga penderita.

Pemberian cairan

Jumlah cairan oralit yang diberikan SETIAP HABIS BAB yaitu:

Anak usia <2 th : 50–100 mL
Anak usia 2–10 th: 100–200 mL
Anak >10 th atau dewasa: sebanyak yang diinginkan
Pemberian cairan ini dilanjutkan sampai diare berhenti. ASI dan makanan yang biasa dimakan harus tetap diberikan.

Pemberian Zinc

Zinc diberikan selama 10–14 hr berturut-turut meskipun anak sudah sembuh dari diare, dosis sebagai berikut:

Untuk bayi usia <6 bl diberikan dosis 10 mg/hari
Untuk bayi usia ≥6 bl diberikan 20 mg/hari

Diet makanan untuk anak/bayi diare

Meneruskan pemberian makanan akan mempercepat kembalinya fungsi usus yang normal termasuk kemampuan menerima dan mengabsorpsi berbagai nutrien. Jenis makanan yang diberikan pada bayi dan anak diare mengikuti pola pemberian makanan anak sehat:

Anak yang masih disusui secara eksklusif, ASI tetap diberikan. ASI berfungsi sebagai makanan tunggal.
Pada anak diare yang mendapat susu formula dan didapatkan tanda-tanda alergi susu laktosa (tanda-tandanya: perut menjadi kembung dan pantatnya menjadi merah), dapat diganti dan diberikan susu yang bebas laktosa. Bila gejala alergi susu laktosa sudah membaik, secara bertahap kembali ke susu semula (3-4 hari setelah diare menghilang).
Anak yang sudah mendapatkan makanan, diet makanan lunak, rendah serat dengan porsi kecil tapi sering.

Kapan anak diare harus dibawa ke DOKTER/PUSKESMAS/RUMAH SAKIT ??

Jika anda menemukan beberapa gejala yang muncul pada anak/bayi anda seperti dibawah ini setelah pemberian cairan/zinc/diet makanan, yaitu:

 

Diare bertambah cair
Muntah terus menerus
Panas badan/Demam
Anak tampak kehausan
Anak tidak mau makan atau minum
Diare berdarah

Maka segera bawa anak/bayi anda ke fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Mari selalu kita jaga kesehatan anak-anak kita, dan selali kita perhatikan asupan makanaan dan minuman yang diberikan agar anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang seimbang sehingga tumbuh kembangnya lebih baik dan selalu diberikan imunitas tubuh yang tinggi agar terhindar dari segala bentuk penyakit.

INGAT!!! JANGAN PERNAH BERIKAN OBAT DIARE PADA ANAK/BAYI..!!! BERBAHAYA...!!!

 

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk share artikel ini kepada kerabat dan keluarga dirumah yaaa

Salam Semakin Sehat dari kami keluarga besar RS Betha Medika

Diposkan pada 17 January 2019

Hallo Bunda…..bagaimana kabarnya? semoga selalu baik yah :)

kali ini kami mau membagikan informasi tentang  pentingnya senam hamil.Sebenarnya apa sih Peran utama dari senam hamil? Peran dari senam hamil adalah membantu dan mempersiapkan tubuh Anda untuk melalui proses persalinan. Senam hamil juga membantu meningkatkan energi, mengatasi berbagai keluhan saat hamil. Adapun manfaat dari senam hamil sebagai berikut bunda. Manfaat Senam Hamil, antara lain:

  1. Meredakan nyeri, sakit, dan ketidaknyamanan yang dirasakan di masa kehamilan.
  2. Mengencangkan otot.
  3. Memperkuat jantung dan paru.
  4. Membuat tidur lebih nyenyak.
  5. Membantu menghindari pertambahan berat badan secara berlebihan.
  6. Meringankan nyeri akibat pertambahan beban pada tulang belakang.
  7. Memperkuat sendi.
  8. Mempersiapkan diri untuk persalinan.

Saat senam hamil, gerakan dan latihan pernapasan akan diutamakan untuk mempersiapkan tubuh Anda menjalani persalinan. Latihan ini akan meningkatkan oksigen dan aliran darah ke otot-otot tubuh Anda. Dengan bergabung dalam kelas senam hamil, gerakan-gerakan yang dilakukan pun akan relatif lebih aman karena berada di bawah arahan instruktur berpengalaman.  Selain lebih terpercaya, melakukan senam hamil bersama ibu hamil lain dapat membuat Anda merasa lebih nyaman karena merasa tidak sendiri serta dapat bertukar pikiran seputar pengalaman di masa kehamilan.

 

Referensi : https://www.alodokter.com

Diposkan pada 16 January 2019

 

Paronikia atau yang lebih dikenal dengan cantengan atau ingrown nail adalah kondisi kuku kaki atau tangan yang bagian ujungnya tumbuh ke dalam daging jari biasanya terjadi  pada kulit di sekitar kuku jari tangan atau kuku jari kaki. Biasanya penyebabnya adalah bakteri atau jamur.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami paronikia adalah:

Pekerjaan, misalnya nelayan, tukang cuci baju/piring, bartender, pemerah susu.

Luka, karena Kulit yang terbuka bisa menyebabkan kuman masuk ke lapisan di dalamnya. Misalnya pada Kebiasaan menggigit kuku, Teknik manikur kuku yang kurang baik, Kuku yang rusak akibat eksim atau dermatitis kontak.

Kondisi Kuku misalnya pada wanita yang suka mengenakan kuku palsu dalam waktu lama bisa membuat kuku menjadi lembab. Kondisi tersebut mendukung perkembangan kuman, yang pada akhirnya menyebabkan infeksi. Cantengan akibat arah pertumbuhan kuku yang salah, juga berisiko menimbulkan paronikia.
Memakai sepatu terlalu sempit.
Untuk wanita jangan terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi.
Hindari benturan dengan benda keras, seperti kaki meja atau pintu.

Gejala yang timbul biasanya seperti Kulit tampak merah dan membengkak, bisa disertai lepuhan-lepuhan yang berisi nanah (terutama jika penyebabnya adalah bakteri). Kuku memiliki ruang yang terbatas, karena itu infeksi cenderung menimbulkan nyeri.  Kuku bisa mengalami perubahan warna, bentuk atau terlepas dari bantalannya. Penangannannya bisa dengan cara Kompres hangat atau merendam kuku dalam air hangat, membantu meringankan nyeri dan pengeluaran nanah.  Perendaman dalam air hangat juga meningkatkan peredaran darah sehingga membantu melawan infeksi. Bisa juga kuku yang bermasalah ditaruh kasa atau kapas di bawah kuku tersebut, caranya dengan mengangkat kuku yang bermasalah secara berlaha-lahan sumpal kasa atau kapas, meski terasa tidak nyaman tapi dapat membantu mengatasi rasa nyeri tersebut.  Kadang nanah harus dikeluarkan dengan membuat sayatan pisau bedah pada kantung nanah (abses). Jika terjadi penyebaran infeksi, diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut), Jika penyebabnya adalah jamur, setelah nanah dikeluarkan, diberikan krim anti-jamur dan direndam dalam air hangat. Jika infeksinya berat, diberikan obat anti-jamur per-oral.

Paronikia bisa dicegah dengan melakukan :

Kenakan sarung tangan karet jika pekerjaan membuat sering bersentuhan dengan air.
Jangan mengenakan kuku palsu dalam waktu lama.
Keringkan tangan dan kaki setiap selesai menyentuh air.
Hindari kebiasaan menggigit kuku atau mencungkil kulit di sekitar kuku.
Jangan memotong kuku terlalu pendek. Pastikan memotong kuku sejajar dengan ujung jari.

Bila terlanjur paronikia pada kaki ada baiknya menggunakan alas kaki (sepatu atau sandal) berbahan kain halus, ini bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri.

Paronikia bisa timbul berulang meskipun kuku sudah dicabut, ini dikarenakan oleh aktivitas pada kuku yang seringkali terjadi  setelah terpapar air atau lingkungan yang lembab, pada mereka yang memiliki penyakit seperti diabetes, obesitas, hiperhidrosis (tangan yang terlalu berkeringat), sistem imun yang buruk, kelainan hormon, dan konsumsi obat-obat yang menekan sistem imun. 

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk share artikel ini kepada sahabat dan keluarga dirumah ya..

Salam semakin sehat dari kami keluarga besar rs betha medika.

Diposkan pada 10 January 2019

LOWONGAN KERJA

Kami RSIA Mitra Family, perusahaan yang bergerak dibidang Pelayanan Kesehatan yang berkembang pesat, memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik untuk bergabung bersama kami untuk posisi Asisten Apoteker

Syarat ketentuan :
Kualifikasi
1. Pendidikan minimal DIII Farmasi

2. Usia maximal : 27 Tahun
3. Memeliki STRTTK Atau Sedang Proses
4. Loyalitas dan Komunikatif

5. Fresh Graduate Atau Sudah Berpengalaman

Jika Anda merasa memenuhi kualifikasi kriteria yang kami butuhkan segera kirim surat lamaran ke RSIA Mitra Family Departemen SDM alamat di jl Raya Galuh Mas Telukjambe Karawang atau kirim ke Email kami hrd@rsmitrafamily.com

Diposkan pada 9 January 2019

LOWONGAN KERJA

Kami RSIA Mitra Family, perusahaan yang bergerak dibidang Pelayanan Kesehatan yang berkembang pesat, memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik untuk bergabung bersama kami untuk posisi Kesahatan Lingkungan (Kesling)

Syarat ketentuan :
Kualifikasi
1. Pendidikan minimal DIII Atau D-IV Kesling
2. Usia maximal : 27 Tahun
3. Memeliki STR Atau Sedang Proses
4. Loyalitas dan Komunikatif